Kamis, 17 April 2014

10 Tips Cara Merawat Motor Injeksi

10 Tips Cara Merawat Motor Injeksi – Vendor vendor besar motor di Indonesia seperti Yamaha dan Honda sudah mengeluarkan berbagai jenis motor injeksi sekarang ini. Memang motor injeksi memiliki kelebihan tersendiri bila dibandingkan dengan motor biasa (Baca: Kelebihan dan Kekurangan Motor Injeksi). Namun begitu tetap dibuthkan perawatan yang tepat agar motor injeksi anda bisa terus dalam performa yang baik.
Berikut Tips Cara Merawat Motor Injeksi
1.      Check selang bahan bakar
Injektor berfungsi menyemprotkan kabut bahan bakar dengan tekanan tinggi ke mesin yang takaran dan waktunya diatur oleh peranti Electronic Control Unit (ECU).
Selain berperan penting dalam menentukan proses pembakaran di ruang bakar mesin, peranti ini juga sangat menentukan boros tidaknya konsumsi bahan bakar sebuah motor. Namun, ketepatan sistem kerja itu juga tergantung komponen lain, termasuk selang dan pompa bahan bakar.
Bila selang kotor atau bocor, maka kerja injektor tidak akan maksimal. Oleh karena itu, selang wajib diperiksa setelah motor menempuh jarak 2.000 kilometer.
2.      Check pompa bahan bakar
Bila sepeda motor telah lebih dari 50 ribu kilometer atau kelipatannya, maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan pompa bahan bakar. Mendeteksi gejala masalah di peranti ini cukup mudah. Caranya, hidupkan mesin motor di tempat yang tidak bising, kemudian dengarkan di bagian tangki apakah ada suara mendenging atau mendesing.
Bila hal itu terjadi, maka Anda harus membersihkannya dan sekaligus menguras tangki bahan bakar. Melalui cara itu, Anda akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
3.      Check posisi klep injector
Meski waktu dan tekanan ke klep diatur oleh ECU yang telah diprogram oleh pabrikan. Namun, tak jarang posisi klep mengalami perubahan karena berbagai penyebab. Oleh karena itu, agar kerja injektor benar-benar tepat, maka pastikan klep berada posisi yang tepat. Artinya, tidak terlalu renggang dan juga tidak terlampau rapat.
Bila terlalu renggang maka asupan bahan bakar ke peranti itu berlebih dan sebaliknya bila terlalu rapat. Akibatnya, semprotan kabut bahan bakar ke ruang bakar juga tidak ideal seperti takaran dari pabrik. Walhasil, proses pembakaran tidak sempurna dan tenaga mesin loyo atau motor boros bahan bakar.
4.      Check busi dan filter udara
Busi merupakan pemantik api yang dibutuhkan saat proses pembakaran di ruang bakar. Ketepatan pantikan api dari busi dengan semburan bahan bakar yang bercampur udara di ruang bakar sangat menentukan sempurna tidaknya proses pembakaran.
Proses pembakaran yang tidak sempurna selain menjadikan bahan bakar mubazir, tenaga dari mesin pun loyo. Oleh karena itu bersihkan busi, atur ulang tingkat kerenggangan sumbu dan kutub busi. Begitu pun dengan filter udara. Bila kotor segera bersihkan, sedangkan bila sel-sel kertas telah sangat kotor atau rusak lebih baik segera menggantinya.
Pasalnya, filter yang rusak atau kotor menjadikan hembusan udara ke ruang bakar juga terhambat. Padahal, kesempurnaan proses pembakaran di ruang bakar mesin sangat ditentukan oleh komposisi yang ideal antara udara dan bahan bakar
5.      Check ECU
ECU merupakan otak yang mengatur keseluruhan unit injektor, baik takaran bahan bakar yang disemprotkan maupun buka tutup klep injektor. Sehingga, bila peranti ini terganggu maka kerja injektor juga tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Satu di antaranya, semburan bahan bakar yang tidak sesuai dengan takaran.
Akibatnya, stasioner mesin juga tidak stabil. Bila tingkat kerusakan di ECU telah parah, maka kendaraan tidak akan bisa dijalankan alias mogok. Ada beberapa penyebab kerusakan ECU, di antaranya adalah gangguan kelistrikan karena over supply, voltase sumber kelistrikan rendah, korsleting akibat terkena air dan lain-lain.
Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk secara rutin memeriksa kabel kelistrikan. Bila Anda melakukan modifikasi yang memerlukan tambahan asupan tenaga listrik, sebaiknya dipikir ulang efeknya ke sistem kelistrikan.
Pastikan keberadaan aksesoris tambahan itu tidak berpengaruh ke sistem kelistrikan dan mengganggu ECU
6.      Gunakan bahan bakar yang berkualitas
Kualitas bahan bakar sangat berpengaruh terhadap mesin injeksi. Oleh karena itu sebaiknya anda gunakan bahan bakar berkualitas yang oktannya sesuai dengan standar pabrik pembuatnya.
Pemakaian bahan bakar berkualitas buruk serta oktan booster dengan spesifikasi yang tidak sesuai dapat menyebabkan tersumbatnya lubang injektor. Sehingga berakibat spray quality atau kemampuan menyemprot kabut gas pada injektor jadi kurang sempurna.
7.      Perhatikan kondisi aki
Motor injeksi memanfaatkan kontrol elektrik sebagai penghidup mesin, penyuplai bahan bakar ke dalam mesin. Maka jelas sekali injeksi memiliki konsumsi listrik, dalam hal ini adalah Aki.
Oleh karena itu perhatikan kondisi aki secara rutin, segera ganti aki motor injeksi anda jika sudah tidak menghasilkan arus listrik yang maksimal. Jangan tunggu sampai aki benar benar soak.
8.      Check kondisi injector
Dalam membersihkan komponen injector anda sebaiknya jangan asal semprot dengan cairan pembersih injector. Hal ini bisa mengakibatkan kinerja injektor menjadi kurang sempurna. Biasanya untuk meningkatkan performa mesin motor injeksi, pemiliknya kerap melepas filter udara standar atau menggantinya dengan produk aftermarket. Akibatnya, udara kotor masuk ke dalam throttle body (TB), lalu menempel di dinding-dindingnya.  Debu dan kotoran tersebut lama-lama akan mengerak.
Berikut hal yang harus anda perhatian ketika membersihkan injector:
- Cairan pembersih injektor dan TB tidak boleh mengandung kadar solven terlampau tinggi.
- Saat membersihkan TB, disarankan menggunakan sarung tangan karet untuk menghindari gaya elektro statik yang dapat mempengaruhi sensor-sensor.
- Dibutuhkan alat khusus (regulator) yang dapat diatur tekanannya saat menyuntik cairan pembersih injektor.
- Servis Injektor dan TB tiap 10.000km
9.      Ikut memeriksa bagian saat servis
Motor injeksi memang dirancang agar perawatnnya lebih mudah, namun disisi lain butuh ketilitian pada saat pengecheckan per bagian. Oleh karena ketika melakukan service, anda sebaiknya ikut memeriksa motor anda ketika disservice, sebab ada kalanya mekanik melakukan kecerobohan.
10.  Lakukan service berkala
Lakukan service rutin setiap 3000 km. Berikut biaya perawatan motor injeksi untuk satu tahun
Honda Supra X 125 PGM-FI
Komponen
Biaya (Rp)
Perawatan
4 kali @Rp 38.000
152.000
Penggantian komponen
Busi
12.000
Filter udara
30.000
Oli, 4 kali @Rp 22.000
88.000
Filter oli
35.000


11.  Tidak memodifikasi lampu
Lampu yang dimodifikasi tidak sesuai bawaan pabrik akan membuat kerja ECU bingung dalam pembagian kelistrikan. Gunakan lampu yang sesuai watt dan voltase. Hindari menambah aksesori lampu pada motor. Karena sistem ECU akan tidak stabil memerintahkan tegangan dan perpengaruh terhadap kelangsungan ECU

12.  Panaskan mesin sebelum digunakan
Hal yang harus selalu dilakukan yakni, sebelum Anda pergi menggunakan motor injeksi, ada baiknya Anda memanaskan mesinnya terlebih dulu dengan cara menghidupkan mesin 1 sampai 5 menit.
13.  Kurangi akselarasi cepat
Saat mengendarai motor injeksi, ada baiknya Anda tidak menggebernya terlalu cepat atau melajukan dengan cara melepas selongsongan gas dengan cepat atau lambat. Ini biasanya akan memperpendek usia mesin motor injeksi Anda.
14.  Selalu check tangki bensin
Hal terakhir yang tidak kalah pentingnya yakni, Anda harus selalu mengecek tangki bensin. Pastikan tangki bensin tidak pernah kosong, karena motor injeksi dianjurkan agar tidak mengisi bensin dalam keadaan tangki kosong.

Jumat, 11 April 2014

New Megapro vs Verza PGM Fi


Perbedaan Honda Verza 150 dan Honda Mega Pro ada 46 point, tapi kita bahas beberapa saja OK.

1. Sasis
Terlihat pada gambar diatas diketahui bahwa walaupun sama sama menganut tipe diamond, akan tetapi beberapa detail sedikit berbeda, misalnya saja terlihat jarak antara kedua pipa sub frame pada verza sedikit lebih lebar dan ada tambahan pillinon boncenger (footstep) yang terpisah dari footstep rider. Terlihat juga Sasis NMP sedikit lebih nukik pada bagian subframe plus penempatan braket monoshok. Lho koq Sasis Verza pada down tubenya bisa nggak dicoak? hmmm bisa jadi karena  mulut manfold exhasus verza lebih nonjol keluar karena adanya tempat O2 sensor, imho

2. Rem dan grip

Sudah jelas banget bahwa Seluruh varian Verza menggunakan rem drum alias tromol, sednagkan NMP pada versi CW nya menggunakan rem belakang cakram. Eh pada Verza disediakan pengait helm juga lho seperti pada PCX, dan CB, jadi lebih rapih kalo ngegantung helm.

3. Knalpot

Walaupun memiliki dimensi yang sepetinya sama persis, akan tetapi dari luar sekilas terlihat bahwa warna membuat perbedaan signifikan pada Knalpot Verza yang dilabur Hitam dof . . . akan tetapi jika kita belek dalamnya terlihat knalpot verza memiliki katalitik converter . . . hmmm secara logika harga Knalpot averza harusnya lebih mahal dari pada knalpot NMP . . . lho apa bisa Knalpot Verza di letakkan di NMP? hmm bisa nggak yah, soale kan mulut leher knalpotnya sedikit beda karena adanya O2 sensor ( manifod lebih keluar)

4. Kabel Gas

Kabel gas Verza jelas beda dengan Kabel Gas NMP . . . Kabel gas verza menganut Push-pull throttle wire, ada dua kabel kawat gas kembar satu narik satu ndorong. Katanya sih mekanisme ini disinyalir membuat betotan lebih enteng hmmm

Final Drive Ratio
Sproket depan NMP dan verza menggunakan spek yang sama yakni 14 mata, akan tetapi sproket belakang Verza memiliki jumlah mata yang lebih sedikit yakni 41  mata, sedagkan NMP 42 mata . . . hmm disinyalir Verza lebih ngejar top speed dan irit, cmiiw

5. Alternator

Kumparan Alternator Verza yang sudah 3 phase sedikit berbeda dengan Kmparan alternator NMP yang masih 1 phase. Alternator adalah part kelistrikan berupa kumparan yang mengubah gerakan mekanik menjadi listrik. Ngubek ngubek buku kuliah dulu ternyata model 3 phase yang sudah ditemukan dari jalan Nicola tesla memiliki tingkat efesiensi yang lebih baik 150 % dibanding single phase

6. Panel SPeedometer

Verza adalah budget sport Motorcycle, so pasti ada fitur yang dikurangi . . . jadi jika di NMP kita menemukan adanya Takometer buat menentukan dan melihat putaran mesin sehingga bisa menentukan kapan saat terbaik dan ter efesien mengganti gear. Maka  pada Verza keputusan ini dilakukan hanya menggunakan pendengaran dan perasaan karena Varza nggak memiliki takometer. dirasakan kitiran mesin sudah ngegerung maka udah ketinggian, ganti gear. Selain itu juga panel Meter verza nggak dilengkapi Jam digital.

7. Panel Saklar Setang

Walaupun sudah menganut standar pola penyusunan saklar setang terbarunya honda, Panel Saklar Setang verza banyak yang nggak ada  seperti saklar pilih lampu, saklar lampu dim dan choke . . . ini semua dikarenakan sudah AHO dan sudah injeksi . . . sedangkan engine kill switch sama sama nggak ada di NMP dan verza.

8. Mesin

jeroan mesin seperti ukuran piston, transmisi dan kompresi sama banget, perbedaannya adalah karena sudah injeksi Verza menggunakan beberpa sensor seperti pengukur suhu oli (EOT), O2 sensor, dan Trotel Possition. Dan karena Verza sudah menggunakan O2 sensor tidak dibutuhkan lagi SAS yang tadinya dibenamkan di nmp .. .  otomatis tutup kepala silindernya beda dikit

9. Timing pengapian

Timing pengapian berbeda antara Verza dan NMP, menuut AHM hal ini dilakukan karena Verza lebih menekankan pada kehematan penggunaan bahan bakar . ..  lha gimana bisa .. . admin sendiri belom analisa variabel derajat pengapiannya hehehehe.

10 REKAYASA BUKA TUTUP KEM   
Timing kem dimajukan
Tareeekan mula dimaksimalkan dengan utak-atik saluran bahan bakar. Reaksi Verza lebih bagus dari New Mega Pro. Karena tenaga didapat pada rpm rendah, motor terasa halus. Entalah kalau sudah putaran tinggi? Tidak dicoba, nggak ada tempat dan bukan untuk itu, ini motor!

Lagian, motornya gress, pasti beda dengan yang berumur. “Sama saja, tetap halus dan responsif. Karena timing kem membukanya dimajukan 5o dibanding New Mega Pro.  Ini membuat motor tenaganya mudah dipancing lewat kombinasi PGM-FI. Tidak perlu rpm tinggi. Ingat ya, hanya timing kem yang berubah, durasi tetap,”  Nah silakan lihat tabel pergeseran timing kem di bawah.




Wah, makin mesra nih
Bermanuver di cone yang ditata  berjarak 2,5 meter, makin asoy geboy. Kan sering kena tonjolan dari belakang yang sengaja direm keras, hehehe. Usai direm kembali dengan mudah dijalankan ke-10 km/jam motor yang berbobot 125 kg itu. 


Untuk perbedaan yang lain jika sobat mengetahuinya sialkan tambahkan di kolom komentar. Tapi ini saja sudah cukup sebagai referensi pembanding perbedaan Honda Mego Pro dan Honda Verza 150.